Menghilangkan Kista Tanpa Operasi

    Pengalaman Mariani Manurung Menangani Kista Tanpa Operasi

    WANITA mana pun pasti dag dig dug jika didiagnosa mengidap kista dalam kandungan. Apalagi jika kista itu tidak sendirian, tapi disertai dengan Miom atau Polip di mulut rahim. Saya pernah mengalaminya. Pada bulan Maret 2010, siklus haid saya terasa aneh. Biasanya saya hanya tiga hari ‘kedatangan bulan’, namun haid kali ini berlangsung 21 Maret sampai akhir minggu pertama bulan April. Sakit perut pun lebih hebat dari biasanya. Perut saya terasa mulas, bahkan pinggang pun ikut sakit. Tubuh saya lemas dan perut saya tampak membesar. USG awal hanya memperlihatkan adanya miom dalam rahim saya. Dokter hanya memberikan obat dan suntikan untuk mengecilkan miom itu. Namun ketika diperiksa pada minggu berikutnya, lebar miom memang mengecil, tapi panjangnya justru meningkat. Dokter pun menyarankan agar miom itu diangkat. Sebelum mengiyakan saran dokter dan melakukan USG 4 dimensi. Ternyata, selain miom, ada kista juga di rahim saya. Dan melalui pemeriksaan pap smear, ditemukan polip di mulut rahimnya. Menurut dokter, jika polip ini dibiarkan, dalam waktu satu atau dua tahun bisa berkembang  menjadi kanker serviks. Untuk mengatasi kista dan miom, saya menjalani terapi ozon. Sebenarnya untuk membasmi polip dengan laser, tapi saya menolak karena takut efek sampingnya.

    Untuk sementara, biarlah saya melakukan terapi ozon dulu. “Baru dua kali terapi, ada saudara yang menganjurkan Tahitian Noni pada saya. Langsung saya iyakan, tak peduli harganya yang relatif tinggi. Saya lalu meminumnya tiga jam sekali, masing-masing 30 ml. Jadi delapan kali sehari. Saya kombinasikan dengan terapi ozon sekali seminggu,” kisah Martini. Ketika sudah melakukan lima kali terapi ozon dan menghabiskan tiga botol Tahitian Noni @1000 ml, hasil USG Mariani cukup menggembirakan : kista saya sudah hilang, miom saya mengecil hingga sebesar biji kacang hijau, namun polipnya masih ada. Dokter menganjurkan laser, tapi saya bertekad untuk membasmi polipnya dengan Tahitian Noni saja. Pada terapi kedua belas dan ketika Tahitian Noni sudah habis tiga belas botol, miom saya musnah. Mulut rahimnya benar-benar bersih setelah terapi ke tujuh belas dan botol Tahitian Noni Juice kedua puluh tiga. “Saya bersyukur. Bahkan, yang tidak saya perkirakan, maag saya ikut hilang. Dulu, kalau capek atau stres, maag saya kumat, dada sesak, tangan  dan kaki berkeringat dingin. Sekarang sudah 80% berkurang. Semua ini berkat Tahitian Noni Juice.”

    Untuk melihat artikel lainnya mengenai kehamilan dengan kista silahkan klik Hamil Ada Kista

    Untuk Harga dan Cara Pesan Tahitian Noni Silahkan

    klik

      Comments are closed.