Kista Hamil Sering Ditemui

Kista Hamil Salah Satu Masalah Kehamilan Yang Sering Ditemui

Hamil dan segera memiliki keturunan merupakan hal yang sangat dialami oleh semua pasangan yang baru saja menikah. Tidak ada hal yang lebih membahagiakan bagi pasangan yang telah menikah selain segera dapat menimang momongan dan membesarkan sang buah hati dalam kebersamaan sebuah keluarga. Oleh karena itu, kehamilan pertama merupakan saat – saat yang sangat dinantikan oleh pasangan yang baru saja menikah serta seluruh keluarga mereka. Kehadiran anggota keluarga baru akan menjadi sumber keceriaan dan kebahagiaan bersama. Para orang tua pasangan yang baru menikah juga kebanyakan ingin segera menimang cucu dari anak – anak mereka. Namun, terkadang terdapat halangan seperti masalah kesehatan yang membuat mereka harus menunggu lebih lama untuk kehadiran sang buah hati. Kehamilan pertama menjadi saat – saat yang sangat krusial; adalah sebuah kebahagiaan bagi mereka yang dapat dengan segera mendapat momongan yang sehat serta menjalani masa kehamilan dan melahirkan dengan lancar. Masalah kesuburan pasangan seringkali menjadi akar masalah dimana para pasangan menikah harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan anak.

Masalah kesehatan dalam kehamilan juga menjadi hal yang harus diperhatikan dengan seksama. Menjalani masa kehamilan yang sehat hingga akhirnya dapat melahirkan dengan normal dan lancar adalah sebuah kebahagiaan yang amat sangat. Ada berbagai macam masalah kehamilan yang dapat menunda kedatangan sang buah hati. Salah satu masalah yang cukup lazim ditemui pada wanita yang membuat mereka mengalami kesulitan hamil adalah adanya kista. Meskipun tidak semua kista berbahaya dan akan mempersulit proses kehamilan, namun ada banyak kasus dimana seorang wanita yang menderita kista hamil mengalami kesulitan untuk hamil terutama jika menderita kista pada ovarium.

Pada dasarnya, kista adalah sebuah manifestasi dari neoplasma atau seringkali disebut sebagai pertumbuhan sel baru yang tidak terkontrol atau liar. Neoplasma atau pertumbuhan sel liar yang ganas dapat menjadi awal dari kanker; namun dengan perawatan yang baik dan benar, kista dapat dikelola dan diterapi hingga dihilangkan atau meminimalisir efeknya terhadap kesuburan atau kehamilan. Wanita dengan kista hamil di rahim tetap memiliki kesempatan hamil, terutama jika hanya ada kista di salah satu dari dua ovarium yang dimiliki seorang wanita. Jika terdapat kista pada salah satu ovarium, masih ada kesempatan mendapatkan kehamilan dari ovarium yang lain.

Memang kista berukuran besar akan sangat mengganggu kehamilan, namun tidak mengganggu kesuburan. Kista berukuran besar dengan diameter melebihi 5 cm dapat tertekan dan pecah akibat pertumbuhan janin, hal tersebut dapat menyebabkan rasa sakit yang amat sangat pada ibu hamil. Pecahnya kista berukuran besar dapat berakibat fatal karena memiliki resiko necrosis yang tinggi; maka dari itu, kista hamil berukuran besar harus segera diangkat guna mencegah resiko serta mendapat diagnosa mengenai jenis dari kista tersebut. Kista pada dasarnya berupa selaput yang berisi cairan kental atau dermoid. Kista dermoid memiliki struktur yang hampir serupa dengan kulit seperti sel epitel berbentuk pipih. Secara statistik, kista ini hanya memiliki sebagai kista ganas dengan resiko 1-3% saja.

Sedangkan gangguan kehamilan yang seringkali disebut sebagai kista sebenarnya adalah endometriosis karena berbentuk menyerupai kista hamil. Perbedaan endometriosis dengan kista adalah struktur pembentuknya, endometriosis merupakan pertumbuhan tidak normal dari dinding rahim hingga tumbuh di luar rahim. Keberadaan endometriosis dapat mengganggu kesuburan serta memicu tumbunya kista pada ovarium. Efek mengganggu kesuburan yang disebabkan endometriosis seringkali dikarenakan efek lengket dari jaringan yang pada akhirnya mengganggu proses pembuahan. Gangguan pembuahan ini disebabkan karena sulitnya fimbrea atau ujung dari tuba falopii untuk menangkap sel telur yang telah matang. Selain itu, seringkali muncul reaksi kekebalan yang pada akhirnya mengganggu fungsi sel telur, sperma serta pembentukan dari embrio secara alami yang jelas mengganggu proses kehamilan.

Operasi secara laparoskopi merupakan alternatif guna mengatasi masalah kista endometriosis. Dengan kondisi masih stadium awal, kebanyakan wanita dapat hamil secara normal dan alami setelah menjalani operasi. Sedangkan untuk stadium lanjut akan menyebabkan kesulitan hamil secara alami sehingga membutuhkan inseminasi buatan atau prosedur bayi tabung. Wanita dengan kista hamil di rahim tetap dapat merencanakan kehamilan dengan perawatan khusus dan pengawasan dokter. Dokter akan melakukan pengawasan teratur terhadap pertumbuhan serta ukuran dari kista. Pecahnya kista meski tidak menjadi proses necrosis tetap akan membahayakan kehamilan karena rasa sakit luar biasa yang akan dialami oleh sang ibu hingga dapat menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran.

Kista hamil merupakan masalah gangguan kehamilan yang lain, gangguan ini berupa tumbuhnya 2 macam telur yang berkembang dalam rahim; yaitu ovum dan kista. Kista pada kasus ini akan sangat mengganggu pertumbuhan sel telur karena dapat mencegah asupan makanan sampai pada sel telur yang tengah berkembang menjadi janin. Selain itu, ada pula kemunculan kista yang biasa terjadi pada saat kehamilan dan tidak mengganggu proses kehamilan. Perawatan sederhana seperti makan menu makanan sehat secara teratur, istirahat cukup serta mengelola kondisi psikis dengan baik dapat menjadi solusi sederhana guna mengatasi masalah kista hamil ini. Pengawasan secara reguler dari dokter juga sangat penting guna memantau perkembangan kondisi dari kehamilan dan kista yang ada. Jika kista tidak mengecil makan harus dilakukan prosedur operasi sebelum usia kehamilan terlalu tua guna mengurangi resiko bayi cacat atau gangguan melahirkan. Ada banyak kasus dimana kista secara teratur mengecil seiring dengan pertambahan usia kehamilan dan sang ibu dapat melahirkan bayi sehat dengan prosedur normal.

Seiring berkembangnya dunia kedokteran di Negara Amerika Serikat mendapatkan bahwa langkah operasi atau laparoskopi untuk mengatasi kista hamil dinilai mempunyai resiko jangka panjang terhadap ibu yang mengandung, karena efek dari pasca operasi dan pasca laparoskopi dapat mengakibatkan kemunduran kesehatan pasien sehingga sekarang lebih cenderung menggunakan kandungan bioaktif alami yang disebut iridoid untuk mengatasi kista hamil.

Setelah melakukan penelitian dan melakukan uji coba langsung kepada penderita kista hamil ternyata iridoid yang ditemukan di dalam Tahitian Noni mampu secara efektif menghilangkan kista di dalam ovarium dan secara bersamaan melindungi dan memberikan asupan yang baik terhadap pertumbuhan janin. Para Dokter melakukan uji coba langsung kepada penderita kista hamil menggunakan Tahitian Noni yang mengandung 98% konsentrat iridoid. Hasil nya penderita yang diserang kista saat hamil berhasil mengatasi kista nya secara tuntas dan berhasil melahirkan dengan bayi yang sehat setelah minum Tahitian Noni.

Sekarang begitu mudah mengatasi kista hamil secara aman tanpa perlu melalui jalur operasi atau laparoskopi. Selain dapat menghabiskan puluhan juta rupiah, prosedur operasi mempunyai resiko jangka panjang terhadap kesehatan penderita. Bagi Anda yang sekarang tengah menghadapi gangguan serangan kista atau muncul kista saat hamil anda sudah bisa mendapatkan produk Tahitian Noni ini dan sudah tersedia di Indonesia, ini merupakan hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kista secara permanen dan melindungi kandungan janin dengan aman sampai melahirkan. Anda juga bisa membaca Kisah Nyata Mereka yang berhasil mengatasi kista dengan cara aman ini.

Comments (8)

Kista Hamil

Kista Pada Wanita Hamil

Tahukah anda apa itu kista? Kista adalah kantung berisi cairan yang muncul di dalam jaringan tubuh. Kista dapat muncul de berbagai organ tubuh dan salah satunya indung telur. Terkadang wanita menjadi was –was bila terkena kista dan yang terkadang menjadi pertanyaan besar apakah penderita kista masih bisa hamil atau tidak.

Walaupun wanita menderita bisa saja mereka hamil karena kista yang kecil dan masih jinak tidak akan mengganggi kesuburan bagi wanita. Kista bisa saja menyerang orang yang sedang hamil. Kista hamil yang berukuran kecil biasanya tidak akan membahayakan janin dan tidak pula menimbulkan komplikasi kehamilan. Akan tetapi bila kista hamil tersebut berukuran besar yaitu sekitar 6 – 8 cm maka dapat menimbulkan masalah bagi ibu hamil. Terkadang kista tersebut dapat pecah dan menimbulkan rasa sakit bagi ibu hamil. Substance yang pecah ini tidak membahayakan bagi pertumbuhan janin, akan tetapi sakit yang luar biasa dapat menyebabkan kelahiran bayi yang premature bahkan hingga keguguran.

Untuk mengatasi kista hamil ini, sebaiknya ibu-ibu hamil memeriksakan dirinya ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan obat pereda sakit. Kista tersebut akan mengecil dan menghilang pada umur kehamilan trimester kedua. Apabila belum menghilang juga, maka operasi pengangkatan kista perlu dilakukan. Pengangkatan kista pada usia 14 minggu kehamilan relative lebih aman karena plasenta telah terbentuk sempurna.

Bagi anda yang mempunyai masalah kista rahim, jangan panik dulu, begitu mudah sekarang mengatasi kista tanpa perlu operasi, untuk solusinya silahkan klik Terapi Kista Rahim

Comments (7)